You are currently viewing UMS Bersama LJM Mengadakan RTM 2020/2021 Gasal di Tingkat Universitas

UMS Bersama LJM Mengadakan RTM 2020/2021 Gasal di Tingkat Universitas

Pada hari Selasa, 27 April 2021 secara daring telah dilaksanakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) tingkat Universitas yang dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Sekretasi Rektor, Lembaga Penjaminan Mutu (LJM), Pimpinan Unit, Pimpinan Fakultas, dan Gugus Penjaminan Mutu (GJM) Fakultas.

Sebelumnya, telah dilaksanakan RTM di tingkat fakultas oleh masing-masing fakultas dengan melibatkan pimpinan fakultas, prodi, Gugus Penjaminan Mutu (GJM) Fakultas, dan Unit Penjaminan Mutu (UJM) Prodi. Temuan atau tindak lanjut yang tidak dapat ditindak lanjuti di tingkat fakultas, kemudian dibawa pada RTM di tingkat universitas.

Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) di tingkat universitas ini dilakukan sebagai langkah pengendalian dan peningkatan mutu perguruan tinggi, yang secara umum didasarkan pada pelaporan tindak lanjut dari hasil RTM sebelumnya, serta rekomendasi dan rencana tindak lanjut untuk tingkat universitas yang dihasilkan dari Audit Mutu Internal yang baru saja dilaksanakan (AMI 2020/2021 Gasal). Setidaknya, ada tujuh komponen utama yang dibahas dalam kegiatan RTM ini, yakni:

  1. Hasil Audit Mutu Internal,
  2. Umpan balik,
  3. Kinerja proses dan kesesuaian produk,
  4. Status tindakan pencegahan dan perbaikan,
  5. Tindak lanjut dari tinjauan sebelumnya,
  6. Perubahan yang dapat mempengaruhi sistem manajemen mutu, dan
  7. Rekomendasi untuk peningkatan.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si selaku Rektor UMS menyampaikan beberapa poin diantaranya:

  1. Perlu pengembangan proses pembelajaran dan juga sistem evaluasi pembelajaran. Evaluasi pembelajaran pada otentiksysmen. Dalam rangka meningkatkan akademik mahasiswa lulusan/ output maka instrumen yang dibuat dalam kurikulum juga menyangkut sistem evaluasi.
  2. Pentingnya melakukan justifikasi kinerja dalam akreditasi BAN PT dan akreditasi internasional.
  3. Target Tahun 2025 minimal 25% atau 15 prodi yang memperoleh akreditasi internasional .
  4. Riset, publikasi, HAKI perlu ditingkatkan. Riset dari pendanaan luar menurun, perlu strategi meningkatkan jumlah riset. Penyediaan anggaran dari UMS untuk mensupport, salah satunya dengan program HIT.
  5. Peningkatan jumlah mahasiswa asing dengan meningkatkan kerjasma dengan pihak luar untuk S1, S2, S3, misal dengan Ponpes Muhammadiyah Internasional Dea Malela yang mempunyai mahasiswa asing bisa diberi membayar biaya pendidikan full, subsidi atau beasiswa full.
  6. Program student mobility perlu ditambah. Perlu meningkatkan kualitas dan kuantitas.
  7. Akan ada WR khusus yang akan mewadahi bidang kerjasama internasional.
  8. Kegiatan MBKM bagus mendukung kualitas kita, termasuk magang bersertifikat yang sudah melibatkan 54 industri/DUDI.
  9. Trust UMS naik ditunjukkan dari animo mahasiswa yang semakin meningkat.
  10. Trust dari alumni belum ada/ belum optimal, perlu ditingkatkan.
  11. Kampus merdeka merupakan tahap mencapai fase PT untuk mencapai kemandirian.

 

Leave a Reply