You are currently viewing Rapat Persiapan Audit Surveillance ISO 21001:2018

Rapat Persiapan Audit Surveillance ISO 21001:2018

  • Post author:
  • Post category:Berita

Surakarta, 22 Oktober 2025 – Biro Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan rapat koordinasi persiapan audit surveillance ISO 21001:2018. Rapat yang dipimpin oleh Adi Nurcahyo, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Divisi Penjaminan Mutu Internal BPM UMS ini dilaksanakan di Ruang Sidang Rektorat Lantai 6 Gedung Induk Siti Walidah UMS.

Dalam rapat ini BPM UMS mengundang beberapa auditi terkait yaitu Dekan dan GPM Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Kaprodi di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMS. Turut serta diundang, Direktur Direktorat Akademik dan Admisi (DAA); Direktur Direktorat Aset, Sarana, dan Prasarana (DASP); Sekretaris Universitas (SU); Direktur Direktorat Sumber Daya Manusia dan Organisasi (DSMO); Direktur Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi (DSTI); Kepala Lembaga Pengembangan Mata Kuliah dan Layanan Bahasa (LPMLB); Direktur Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra KI (DRPPS); dan Kepala Pondok Internasional KH. Mas Mansur sebagai supporting unit yang dibutuhkan dalam pelaksanaan audit ini.

Dalam sesi pembukaan, Pak Adi menyampaikan bahwa tahun ini merupakan tahun terakhir UMS menjalankan audit ISO 21001:2018 dan untuk tahun depan tidak di ajukan lagi oleh BPM di Rencana Pengembangan Unit (RPU). Tujuan adanya audit ini adalah untuk mempertahankan sertifikasi dan meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan melalui evaluasi sistem manajemen organisasi pendidikan.

“Audit akan dilaksanakan Rabu, 19 November 2025 di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah Lantai 7. Ijin kami merepotkan terkait dengan kebutuhan data yang diperlukan untuk audit ISO ini.”  tegas Pak Adi.

Pak Adi menambahkan untuk kebutuhan dokumen yang perlu disiapkan setiap unit yang terlibat meliputi :

  1. Bukti inovasi tindak lanjut penyelesian temuan
  2. Survey kepuasan
  3. Penanganan komplain stakeholder
  4. Layanan penanganan keluhan di website dan mekanismenya
  5. Menyediakan informasi terkait layanan website dan dimutakhirkan
  6. SOP dan dokumen terkait pelayanan
  7. Evaluasi dan tindak lanjut ketercapaian KPI
  8. Identifikasi pihak yg berkepentingan
  9. Identifikasi resiko dan di update
  10. Peta proses bisnis
  11. Renstra (Unit & Fakultas)

Kepala Bidang Program Internasional di Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional (BKUI UMS), Hepy Adityarini, S.Pd., M.A., Ph.D. mengingatkan terkait perubahan nama lembaga di UMS.

“Dalam sertifikat ISO yang tertulis adalah nama unit / lembaga yang lama, kalau memasukkan komponen kecil yang baru maka akan mengubah semua dan memulai kembali dari awal. Oleh karena itu kami atas nama BPM memohon pengertian Bapak/Ibu, untuk penggunaan nama unit / Lembaga yang lama untuk kepentingan audit ISO ini.”

Saat sesi diskusi, Prof. Dr. Anton Agus Setyawan, S.E., M.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis menyampaikan info terkait akreditasi LAMEMBA yang pada periode sebelumnya memang memerlukan audit ISO untuk memenuhi kriteria akreditasi,

“Dalam Akreditasi LAMEMBA terdapat perubahan kriteria akreditasi. Sejak Agustus 2025 dengan pemberlakuan kriteria yang baru menjelaskan bahwa ISO bukan lagi menjadi prioritas. Kriteria yang wajib unggul ada di tata kelola, SDM dan Kurikulum. Untuk itu relevansi ISO kami kembalikan ke Universitas.” ujarnya.

Sebelum menutup acara, pemimpin rapat mengingatkan untuk setiap unit / lembaga dapat mengunggah dokumen yang dibutuhkan maksimal tanggal 31 Oktober 2025. Selanjutnya nanti berkas yang diunggah akan direview oleh BPM dan akan disampaikan kembali ke unit/lembaga terkait jika masih terdapat kekurangan. BPM UMS berharap dengan adanya rapat koordinasi awal ini setiap unit dan lembaga terkait dapat menyiapkan audit ISO 21001:2018 dengan sebaik-baiknya dan mendapat hasil terbaik.